Kamis, 05 Januari 2017



HAKIM TAK TERLIHAT

Di suatu waktu di daerah kota kecil bernama Magelang ,kota transit yang berganti nama menjadi kota sejuta bunga terdapat suatu kejadian yang bisa di bilang aneh. Suatu ketika sedang marak maraknya terhadap kasus kasus kejahatan ,diskriminasi, KKN, dan berbagai kejahatan kejahatan lainya , dengan sangat tiba tiba angka kejahatan berkurang sangat drastic.Di karenakan dewa kematian tak terlihat memulai pekerjaannya.Setiap kejahatan yang terpublikasikan di koran, di radio , maupun di media media lainnya semua tersangka kejahatan mati seiring berita tersebut tersiar di masyarakat luas dan tidak ada satu pun tersangka yang hidup setelah berita beredar.

Pada awalnya masyarakat menganggab itu adalah hukuman langsung yang di berikan Tuhan kepada para penjahat, hhhhmmm apakah benar itu tindakan Sang Maha Esa ? ternyata tidak, beberapa lama kemudian ada sebuah broadcast live yang menghebohkan masyarakat luas yaitu berisi siaran langsung dari sang dewa penghukum , hakim yang tidak terlihat itu di juluki oleh masyarakat dengan nama K I R A yang berarti pembunuh.
Siaran langsung itu tidak legal tetapi KIRA adalah seorang yang ahli IT yang dapat kita simpulkan dari laku KIRA yang mampu meretas sistem broadcast yang berada di pinggir jalan lalu menggantinya dengan sebuah siaran langsung dari KIRA ,berbackground hitam polos tanpa sesosok langsung KIRA dan hanya terdengar suara yang di samarkan.
Dia memberi berkata “aku sang keadilan ,aku akan memusnahkan manusia tidak beguna seperti para penjahat yang memperburuk keadaan di bumi , aku tidak akan segan mengambil nyawa dari seseorang yang berbuat jahat maupun itu kecil atau besar akan menerima penghakiman dariku”. Tidak terlupakan media seluruh tanah air pun mengabadikan moment itu secara live dan ada satu orang yang sangat berani bernama Dimas Sakti menentang KIRA dan berkata secara live kepada media yang sedang bersiaran langsung itu “enyahlah kau kira , kau hanya membuat sensasi saja mengaku sebagai dewa penghakiman! Aku tidak percaya! Hanya Tuhan yang mampu melakukan itu!“ sautnya dengan emosi di depan layar kaca tv di seluruh negri.



Entah mungkin kamu tidak bisa terbayang keadaan yang sangat membingungkan apa ini karena KIRA pun langsung merespon orang yang menyangkalnya lewat televise itu dan berkata “lihat orang itu...tidak tidak akan bernafas setelah hitungkan ke 5”. Orang orang pun langsung melihat kea rah lelaki  itu dengan takut dan pensaran. Dimas Sakti pun berkata “HAH?! Kenapa kalian melihatku seperti itu, apa kalian percaya dia bisa menghakimiku? Hahaha dasar bod......”seketika itu dia terkena serangan jantung dan mengalami kesakitan dan ahirnya mati di tempat sama persis cara matinya dengan penjahat penjahat yang telah KIRA bunuh. Seketika masyarakat yang berada di situ di hebohkan oleh kejadian itu. “apa kalian ingin lebih yakin ? coba perhatikan tersangka pemerkosaan wanita yang sekarang di bebaskan karena tidak ada bukti aku akan membuatnya mati dengan cara ia tertabrak kendaraan saat di kejar polosi”. Wooosh ! seketika siaran langsung itu hilang dan masyarakat membicarakan terus tentang KIRA. Lalu 2 hari tidak lama dari itu tersiar berita yang berisi berita kecelakaan lalu lintas yang di ketahui korban ini meninggal saat mengendarai sepeda motor  yang sedang di kejar oleh polisi karena melanggar peraturan dan tertabrak oleh truk yang di ketahui juga korban adalah tersangka pemerkosaan wanita yang di bebaskan karena kurangnya alat bukti.

Setelah kejadian itu nama KIRA pun melunjak lagi dan masyarakat lebih percaya tentang dewa penghakiman. Lalu berita di televisi memberitakan seorang wanita muda itu terkapar di sudut kamar dan matanya nanar. Saat di temukan warga yang masuk ke dalam rumahnya karena ada suara yang terdengar lirih meminta tolong, segeralah orang itu masuk dan mendobrak pintu kamarnya dan terlihat seseorang wanita muda itu terkapar di sudut kamar. Matanya nanar dan dia memberi pesan terahir sebelum dia meninggal , katanya “KIRA tolonglah aku ,ternyata suamiku adalah seorang teroris , aku tidak mengetahui sebelumnya yang ku tahu hanya tadi malam aku mencoba menghentikannya dan dia mencoba untuk membunuhku tetapi dia mengira aku sudah mati dengan luka di seluruh tubuhku ini dan dia berencana untuk melakukan aksinnya bersama kelompok terorisnya itu untuk melakukan terror bom di sebuah mal besar di Jakarta. Aku akan memberikan identitas nya Andika Musolini dan dua rekannya Hitler Jubaidah dan Udin Stallin”itulah kata wanita yang diketahui bernama Misa Amangakya.

Pesan itu menjadi viral seketika di media massa. Tak lama kemudian setelah berita menjadi viral kericuhan pun benar benar terjadi di sebuah mall di Jakarta, terjadi aksi terrorisme dengan 3 pelaku memakai topeng.  Seketika ketika mereka sedang meloncarkan senjata apa kesana kemari dan salah satu memasang bom, da nada sebuah stasiun televise yang saat itu bertepat bersiaran langsung di daerah itu dan merekan live kejadian itu, tidak lama kemudian lalu terroris yang berada di barisan depan yang sedang behadapan langsung dengan polisi pun terjatuh , bukan karena tertembak tetapi kesakitan sambil memegang dadanya dan terroris satunya setelah beberapa menit setelah terroris satunya jatuh dia pun ikut tergeletak begitu saja dan meninggal lalu sisa terroris satunya yang sudah siap meledakan bom itu sudah berdiri dan bersiap memencet tombol bom. Sssrrrrzzzzttttt !!! suara LCD siaran langsung berganti menjadi background hitam dan muncul lagi suara yang di samarkan yang itu pasti si KIRA “ooooh”suara dengan nada kaget tetapi meremehkan  “lihatlah 2 kawanmu itu sudah tidur terlelap ....”kata KIRA. “kau tak akan bisa membuatku mati terkena serangan jantung , sebelum itu aku akan meledakan diri dengan bom ini”. Sahut KIRA “(tertawa sadis lirih) yaa... kau tidak akan mati karena penyakit jantung tapi kau aku tuliskan mati tertembak di kepala oleh sebuah peluru” DUAAR !!!! belum ada 1 detik KIRA berhenti berkata terroris itu sudah terkena peluru senjata api di kepalanya dan tewas seketika sebelum bom di ledekan. Siaran itu pun dia ahiri dengan KIRA berkata “aku selalu mengawasi dan akan menulis di buku ini”ZEEESSTTT!! Suara LCD mati.Orang di sekitar mall tersebut terdiam semua seakan takut dan terkejut akan kejadian terroris di tambah dengan perckapan singkat yang mengerikan dari kira dan terroris itu yang ternyata setelah di buka topengnya adalah laki laki yang beberapa hari lalu di siarkan di TV karena kesaksian dari Misa amangakya sang istri terroris yang telah mati karena luka luka dan membocorkan semuanya sehingga KIRA tahu dan KIRA mengambil tindakan seperti biasa.

Jadi siapakah sebenarnya KIRA? kenapa dia dengan enaknya membunuh orang siapa saja yang menentang kehendaknya? Dan bagaimana cara dia membunuh dengan sudah seperti diatur olehya? Dan buku apa yang dia maksud dalam kalimat terahir saat siaran broadcast langsung saat aksi terror berlangsung? Kita akan tahu itu di sekuel selanjutnya.


Sekian tugas cerpen yang sudah saya kerjakan , jika ada banyak kesalahan dan ada kesamaan nama dan tokoh mohon di maafkan karena saya hanya siswa yang sedang belajar.

1 komentar:

  1. OK, maemang kesalahan tulis ditemukan di sana sini. Akan tetapi, tidak apa-apa. Ini sekadar contoh pembetulan daeri segi tata tulis. Akan bagus seandainya Anda mau melakukan revisi/suntingan sendiri.

    HAKIM TAK TERLIHAT

    Di suatu waktu di daerah kota kecil bernama Magelang, kota transit yang berganti nama menjadi Kota Sejuta Bunga terdapat suatu kejadian yang bisa dibilang aneh. Suatu ketika sedang marak-maraknya terhadap kasus-kasus kejahatan, diskriminasi, KKN, dan berbagai kejahatan kejahatan lainya, dengan sangat tiba-tiba angka kejahatan berkurang sangat drasti. Dikarenakan dewa kematian tak terlihat memulai pekerjaannya. Setiap kejahatan yang terpublikasikan di koran, di radio, maupun dan di media-media lainnya semua tersangka kejahatan mati seiring berita tersebut tersiar di masyarakat luas dan tidak ada satu pun tersangka yang hidup setelah berita beredar.

    Pada awalnya masyarakat menganggan itu adalah hukuman langsung yang diberikan Tuhan kepada para penjahat. Hhhhhmmm apakah benar itu tindakan Sang Maha Esa? Ternyata tidak, beberapa lama kemudian ada sebuah broadcast live yang menghebohkan masyarakat luas yaitu berisi siaran langsung dari sang dewa penghukum, hakim yang tidak terlihat itu dijuluki oleh masyarakat dengan nama K I R A yang berarti pembunuh.
    Siaran langsung itu tidak legal, tetapi KIRA adalah seorang yang ahli IT yang dapat kita simpulkan dari laku KIRA yang mampu meretas sistem broadcast yang berada di pinggir jalan lalu menggantinya dengan sebuah siaran langsung dari KIRA, berbackground hitam polos tanpa sesosok langsung KIRA dan hanya terdengar suara yang disamarkan.

    BalasHapus